Tugas Pokok dan Fungsi

Written by Sulfadli on . Posted in Uncategorised

Pengadilan Agama POLEWALI sebagai salah satu Lembaga Peradilan yang menyelenggarakan Kekuasaan Kehakiman dengan tugas pokok sebagaimana tersebut dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 1989 Tentang Peradilan Agama, yang dirubah dengan Undang-undang Nomor 3 tahun 2006 dan terakhir dirubah dengan Undang-undang Nomor 50 tahun 2009, yakni : Menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan perkara di tingkat pertama antara orang-orang yang beragama Islam di bidang :

  • Perkawinan
  • Waris
  • Wasiat
  • Hibah
  • Wakaf
  • Zakat
  • Infaq
  • Shadaqah dan
  • Ekonomi Syari’ah

Pengadilan Agama sebagai salah satu pelaksana Kekuasaan Kehakiman menegakan Hukum dan Keadilan, dalam pelaksanaannya dijabarkan sebagai berikut :

  1. Menerima perkara sesuai dengan wewenangnya
  2. Memeriksa perkara sesuai hukum acara yang berlaku
  3. Mengadili serta menyelesaikan perkara sesuai dengan  Peraturan Perundang-undangan yang berlaku

Selain tugas pokok dan fungsi tersebut, Pengadilan Agama POLEWALI  juga mempunyai tugas lainnya sebagai berikut :

  1. Memberikan keterangan, pertimbangan dan nasehat tentang hukum Islam kepada instansi Pemerintah di daerah hukumnya, apabila diminta sebagaimana diatur dalam pasal 52 ayat (1) undang-undang nomor Undang-undang Nomor 7 tahun 1989 Tentang Peradilan Agama, yang dirubah dengan Undang-undang Nomor 3 tahun 2006 dan terakhir dirubah dengan Undang-undang Nomor 50 tahun 2009.
  2. Memberikan pelayanan penyelesaian Pertolongan Pembagian Harta Peninggalan (P3HP) diluar sengketa antara orang-orang yang beragama Islam sebagaimana diatur dalam pasal 107 ayat (2) Undang-undang Nomor 7 tahun 1989 Tentang Peradilan Agama, yang dirubah dengan Undang-undang Nomor 3 tahun 2006 dan terakhir dirubah dengan Undang-undang Nomor 50 tahun 2009.
  3. Waarmerking Akta Keahliwarisan dibawah tangan untuk pengambilan deposito / tabungan, pensiunan dan sebagainya.
  4. Melaksanakan tugas-tugas pelayanan lainya seperti penyuluhan hukum, dan sidang Itsbat ru’yatul hilal apabila ada yang mengajukan, memberikan pelayanan riset/penelitian, pengawasan terhadap penasehat hukum

Dalam upaya peningkatan penyelenggaraan lembaga peradilan, maka dibentuk beberapa bagian dengan tugas dan fungsi  sebagai berikut :

    1. Menyelenggarakan administrasi perlengkapan, seperti :
      • Membuat rencana pembelian kebutuhan barang/jasa setiap triwulan dan pemeliharaan perlengkapannya secara tertulis;
      • Melaksanakan pembelian barang setiap bulan sesuai dengan rencana kebutuhan yang dibuat;
      • Menyimpan ATK dan mendistribusikannya setelah ada permintaan;
      • Mendistribusikan barang-barang inventaris;
      • Menertibkan pembukuan barang inventaris, meliputi :
        • Memberi nomor register barang inventaris yang baru;
        • Mencatat barang inventaris yang baru dalam BIB;
        • Membuat dan mengirim laporan semester dan tahunan;
        • Memperbaharui DIR sesuai keberadaan barang.
    2. Melakukan inventaris semua barang milik/kekayaan Negara pada kantor Pengadilan Agama POLEWALI
      • Pengelolaan surat pada Pengadilan Agama POLEWALI menggunakan sistem kearsipan dinamis. Surat-surat yang dianggap penting dan memerlukan tindak lanjut menggunakan kartu kendali, sedangkan surat biasa dan tidak memerlukan tindak lanjut cukup memakai lembar disposisi, disalurkan melalui hirarki dan diarsipkan oleh bagian umum.

      • Pengelolaan yang dimaksud meliputi :
        • Pengurusan Surat
        • Penataan Berkas
        • Pemeliharaan Arsip
        • Menyusun perencanaan dan melakukan pengadaan barang inventaris berdasarkan skala prioritas dengan usaha
        • Menertibkan pembukuan barang-barang inventaris
        • Penertiban Pengelolaan Perpustakaan
        • Melaksanakan laporan barang inventaris tepat waktu, yaitu laporan semester dan laporan tahunan.
  • Dalam upaya peningkatan  penyelenggaraan administrasi keuangan sesuai dengan pola bindalmin lembaga peradilan, maka tugas urusan keuangan adalah sebagai berikut :

     

    1.
    Meningkatkan tertib administrasi keuangan :
     
     
    a.
    Membuat perencanaan anggaran berdasarkan kebutuhan;
     
    b.
    Menyusun DUK pada awal tahun anggaran;
     
    c.
    Menyusun rencana penggunaan anggaran rutin, yang terdiri dari : belanja pegawai, belanja barang dan belanja pemeliharaan serta belanja dinas yang dibuat untuk satu tahun anggaran.
    2.
    Melaksanakan laporan keuangan tepat waktu, meliputi :
     
    a.
    Laporan bulanan realisasi anggaran belanja;
     
    b.
    Laporan bulanan LKKA dan LKKR;
     
    c.
    Laporan triwulan pelaksanaan anggaran rutin;
     
    d.
    Laporan tahunan pelaksanaan anggaran rutin
  • Dalam upaya peningkatan penyelenggaraan administrasi kepegawaian sesuai dengan pola bindalmin, telah dijalankan tugas-tugas bagian kepegawaian sebagai berikut :
    1.
    Melaksanakan laporan kepegawaian setiap bulan April dan Oktober meliputi Daftar Pegawai yang telah mencapai masa kerja 4 (empat) tahun dalam pangkat terakhir;
    2.
    Membuat laporan KP. 4 ke KPPN setiap akhir tahun;
    3.
    Membuat keterangan kenaikan gaji berkala bagi pegawai yang telah sampai waktunya dan telah memenuhi syarat;
    4.
    Membuat job description untuk setiap pegawai;
    5.
    Membuat DP.3 setiap akhir tahun;
    6.
    Membuat surat keterangan masih menduduki jabatan dan surat keterangan melaksanakan tugas bagi pejabat pada setiap akhir tahun;
    7.
    Membuat DUK setiap akhir tahun;
    8.
    Membuat Bezeeting Formasi setiap akhir tahun.
    1. Mengkoordinir tugas-tugas kelompok kerja Kepaniteraan, seperti kelompok kerja Meja I, Meja II, Meja III dan Kasir;
    2. Melaksanakan administrasi perkara, mempersiapkan persidangan perkara, menyimpan berkas perkara yang masih berjalan, dan urusan lainnya yang berhubungan dengan masalah perkara gugatan sesuai pola Bindalmin;
    3. Memberi Nomor Register pada setiap perkara yang diterima di kepaniteraan Gugatan;
    4. Membantu Majelis Hakim sebagai Panitera Pengganti;
    5. Menyusun rencana program kerja urusan kepaniteraan Gugatan;
    6. Menyusun laporan kegiatan urusan kepaniteraan Gugatan;
    7. Menyerahkan arsip berkas perkara gugatan yang telah diminutasi kepada Panitera Muda Hukum;
    8. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Pimpinan.
    1. Mengkoordinir tugas-tugas kelompok kerja Kepaniteraan permohonan, seperti kelompok kerja Meja I, Meja II, Meja III dan Kasir;
    2. Meneliti kelengkapan berkas perkara Permohonan sesuai dengan Hukum Acara;Melaksanakan administrasi perkara, mempersiapkan persidangan perkara, menyimpan berkas perkara yang masih berjalan dan urusan lainnya yang berhubungan dengan masalah perkara permohonan sesuai dengan pola Bindalmin;
    3. Memberi nomor register pada setiap perkara yang diterima di Kepaniteraan Permohonan;
    4. Menerima perkara permohonan pertolongan pembagian harta warisan di luar sengketa yang dikenal dengan P3HP;
    5. Menerima Permohonan Legalisasi Akta Ahli Waris di bawah tangan;
    6. Membantu Majelis Hakim sebagai Panitera pengganti;
    7. Menyusun rencana program kerja urusan kepaniteraan Permohonan;
    8. Menyusun laporan kegiatan urusan kepaniteran Permohonan;
    9. Menyerahkan arsip berkas perkara Permohonan yang telah diminutasi kepada Panitera Muda hokum;
    10. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Pimpinan.
    1. Mengkoordinir tugas-tugas bawahan Panitera Muda Hukum;
    2. Membantu Majelis Hakim sebagai Panitera Pengganti
    3. Mengumpulkan/menyiapkan, membuat, mengolah, mengkaji dan menyajikan data, dalam bentuk laporan bulanan, semester, dan tahunan bidang kepaniteraan;
    4. Mengumpulkan/menyiapkan dan mengkaji data hisab, rukyat, penelitian dan lain sebagainya;
    5. Menyusun rencana program kerja Panitera Muda Hukum;
    6. Melaksanakan tugas-tugas lain yaang diberikan kepadanya.

Visit the new site http://lbetting.co.uk/ for a ladbrokes review.